Skip to main content

SURI TAULADAN | Sinau Cinta Nabi SAW

Sinau - Cinta Nabi SAW
Sumber gambar : embah Google

من صلي علي واحدة صلي الله عليه عشرا 
( رواه مسلم و ابو داود )

"Barang siapa bersholawat kepadaku sekali, Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh kali."
(H.R Muslim Dan Abu Dawud)

Beruntung nya yang Cinta sama Nabi Muhammad Saw. Sholawat satu kali dihadiahkan sepuluh kali lipat, jika dua kali mengucapkan Sholawat ya dihadiah kan sepuluh kali lipatnya, dan seterusnya sampe sekuatnya. Jika dalam berdagang, yang menjadi pembeli akan sangat beruntung sekali, lha wong beli satu dapat sepuluh, beli dua dapet dua puluh, beli tiga, beli empat, beli lima sampe duitnya habis akan selalu dilipat gandakan sepuluh. Dan yang menjadi pedagang nya ya sangat rugi bisa langsung tutup tokonya. Tapi Allah tidak, tidak rugi sama sekali, apalagi yang namanya bangkrut. Dengan hitungan Allah tidak akan pernah ada kata rugi dan bangkrut. Justru Allah akan sangat senang kepada manusia yang selalu bersholawat kepada Kekasih-Nya ini.

Dan lebih beruntung lagi orang dicintai Nabi Muhammad Saw, antara yang dicintai dan mencintai saling berbagi Cinta. Indahnya menjalani hidup ini, selainnya serasa ngontrak..
Meski pada dasarnya Nabi mencintai seluruh Ummat nya hingga akhir zaman, tetapi memang ada ummat pilihan nya, dan pilihan Allah Ta'alaa. Dan mereka adalah Para Kekasih Allah.

Cinta itu bagaikan setangkai bunga Mawar yang indah merakah sedap dipandang, semerbak harum mewangi membius pusat saraf hingga melayangkan Imajinasi keindahan. Tetapi terdapat duri-duri kecil pada batangnya, yang bila tak berhati-hati ia dapat melukai yang memegangnya.

Duri itu mengartikan batasan, karena Cinta ada batasan-batasannya. Kecuali Cinta kepada Sang Maha yang tak memiliki batasan ruang dan waktu. Disetiap tempat, Keadaan, waktu. Itulah Cinta kepada Sang Maha Pencipta.

من صلي علي صلاة واحدة صلي الله عليه عشر صلوات, وحطت عنه عشر خطيئات, ورفعت له عشر درجات 
( رواه النسائ ) 

"Barang siapa bersholawat kepadaku sekali, Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh kali, dan dihapuskan darinya sepuluh kesalahan, dan di angkat kedudukanya sepuluh derajat."
( H.R An-Nasa,i )

Cinta yang benar-benar Cinta Nabi ialah Cinta yang sekaligus mengikuti suri ketauladannya, tertinggi dari kemampuan manusia itu sendiri. Bukan mereka yang hanya teriak-teriak Sholawat tapi akhlak nya tak sama sekali mencerminkan Cinta kepada Nabi Muhammad Saw. Perilakunya Radikalis, pemarah, membenarkan diri sendiri. Apa iya Sifat Nabi seperti itu?

Bukankah Nabi diantaranya memiliki Empat Sifat yang Mulia. Shiddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathonah. Shiddiq itu bener, bener karena kejujuran nya Nabi, Nabi itu tak pernah berbohong dalam ucapannya maupun tingkah lakunya. Amanah itu dapat dipercaya karena Nabi sangat mampu menjaga kepercayaan kepada siapapun bahkan kepada non muslim hingga diberikan gelar Al-Amin. Tabligh itu menyampaikan, Menyampaikan kebenaran yang haqq dari Gusti Allah, menyampaikan Wahyu Allah kepada Ummat nya. Menyampaikan yang harus disampaikan jika tidak perlu disampaikan, tidak akan disampaikan. Fathonah itu Cerdas, Cerdas dalam segala bidang 'Ilmu, dalam segala kondisi serta bermacam-macam.

Banyak Sifat Mulia Nabi yang lainnya, diantara yang sangat dikenal, yang empat itu. Shiddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathonah. Ini ciri akhlak Nabi jika mengaku sebagai Ummat nya, jika mengaku mencintai nya, jika mengaku selalu rindu padanya Nabiyyina Muhammad Saw. Ya harus mengikuti akhlak beliau, minimal satu diantara empat sifat nya. Dan semampunya, jangan pula memaksakan.

Mulai saat ini niatkan dalam hati, untuk mencintai dengan sebenar-benarnya mencintai, mengikuti jejak Suri Tauladan diantara empat sifatnya Nabi Saw. Karena hidup ini bukan hanya berbicara dan merasa tapi harus dengan tingkah laku yang baik dan lembut.

Kholili
Jur-Bar, 30 April 2018

POST

SINAU | Rahmatan Lil'alamiin

Kalimat Rahmatan Lil'alamiin diwahyukan oleh Allah melalui Malaikat Jibril AS.

UNTAIAN TAFAKKUR | Move On

Dosa masa lalu, manusia tidak mampu move on salah satunya adalah karena dosa masa lalu

Nikmat itu Diantaranya | Menolong Kepada Yang Membutuhkan Pertolongan

Memberikan Bantuan terhadap orang yang sedang membutuhkan pertolongan adalah nikmat yang begitu indah dari Allah,

UNTAIAN TAFAKKUR | Orang Ber-Iman Tidak Berputus Asa

اَالْفَاجِرُ الرَّجِيْ لِرَحْمَةِاللّهِ تَعَلیٰ اَقْرَبُ مِنْهَا مِنَ الْعَابِدِ  الْمُقْنِ  (رواه الشيرزی إبن مسعود :مختارلأحاديث)

IMAJINASI | Pemisah Antara Akal dengan Nafsu

Dalam sebuah untaian Sholawat mengatakan :

وَالْفِكْرُ بَيْنَ عَقْلٍ وَنَفْسٍ # حَالَةَ شَقِيٍّ وَسَعِيْدِ