Skip to main content

UNTAIAN TAFAKKUR | Berdo'a Keselamatan dengan Menjaga Lisan & Hati



سَلاَمَةُ الْاِنْسَانِ فِي حِفْظِ الِّلسِانِ
"Selamatnya Manusia dengan Menjaga Lisan" (Maqolah)

Keindahan orang-orang beriman adalah orang yang menjaga Lisan serta Hatinya, dengan menjaga keduanya maka Amaliyahnya pun akan selaras dengan Lisan & Hatinya. Indah dipandang dan indah untuk diikuti. Ketika pada zaman Nabi Muhammad Saw, Beliau yang Luhur Akhlak serta Adab nya. Yang menjadi panutan para sahabatnya, para tabi'in tabi'at (pengikutnya), dan seluruh 'Ulama, Guru serta kaum Muslimin dan Muslimah, Mu'minin dan Mu'minat, bahkan kaum non Muslim hingga akhir zaman.

Mungkin masih banyak diantara kaum Mu'min dan Muslim yang ketika Berdo'a memohon keselamatan kepada Allah Ta'alaa, namun ia nya menyepelekan hal ini, yang terlihat sederhana namun Dahsyat akibatnya, baik terhadap diri ataupun orang lain. Dan ketika dikabulkan ia ingkar atas pemberian Allah dari apa yang dipinta, salah satu penyebab ia mengingkari nya ialah terhijab dirinya dengan Allah, dari Hidayah Allah, dan dari Rahmat Allah.

Apa penyebab seorang Mu'min atau Muslim itu terhijab (terhalang) kepada Allah?

Setiap ucapan yang keluar dari Lisan akan sangat berpengaruh terhadap kebaikan atau keburukan, tergantung apa yang di ucapkan. Jika ketika berucap ia menyakiti seseorang, itu akan berakibat pada keburukan baginya juga orang lain. Namun jika ucapan nya mendamaikan, menenteramkan, membuat senang seseorang dan berakibat orang lain bersemangat beribadah, kepada Allah, itu akan berakibat sangat baik bagi dirinya juga orang lain.

Di antara akhlak seorang Muslim ialah baik saat berbicara, penuh perhatian saat diajak berbicara, ceria kala berjumpa dan memenuhi janji kala berjanji." (HR. Ad-Dailami).

Berbicaralah ketika baik, terlebih itu akan menggugah semangat orang lain untuk beribadah kepada Allah dan menuju Allah. Atau lebih baik diam ketika apa yang diucapkan tidak ada nilai manfaatnya dan merugikan.

"Barang siapa beriman kepada Allah dan hari Akhir, hendaklah berkata baik atau diam." (HR. Bukhari)

Perkataan yang Jujur akan lebih indah lebih menggugah, dan itu sangat mahal harganya. Berbeda dengan perkataan bohong itu sangat merugikan. Tak ada perkataan bohong yang bernilai baik meski dengan niatan baik." Shoutul Haq" suara kebenaran, suara kejujuran itu yang datangnya dari hati.

"Perkataan Sahabat yang Jujur lebih besar harganya daripada harta benda yang di warisi dari nenek moyang." (HR. Turmudzi).

Kemudian jagalah hati dari prasangka yang tidak baik! jaga hati dari berharap selain Allah! Apa yang disangka hati akan berpengaruh pada Amaliyah atau perilaku. Hati adalah tempatnya Cahaya, bukan tempatnya kemaksiatan, bukan tempatnya kebencian, bukan tempatnya kemunafikan, bukan tempatnya segala keburukan prasangka. Jika hati menjadi tempat bersemayamnya kebencian dan teman-temannya, maka hati akan menjadi sempit dan akan terasa sesak menyesakkan dada. Hati adalah Cahaya penerang Jiwa, sudah semestinya untuk dijaga dan terus menerus disucikan.!!

"Ketika Hatimu terlalu berharap kepada seseorang maka Allah akan Tampakkan keatas mu pedihnya sebuah pengharapan, supaya kamu mengetahui bahwa Allah sangat mencemburui Hati yang berharap (kepada) selain Dia. Maka Allah akan menghalangi mu dari perkara tersebut. Agar kamu kembali berharap (hanya) kepada-Nya." (Imam Syafi'i).

Do'a Nabi Ibrahim A.S

.. وَاجْعَلْ لِي لِسَانَ صِدْقٍ فِي الْآخِرِينَ
( الشعراء٨٤ ) 


Kholili
Jur-Bar, 19 April 2018

POST

IMAJINASI | Pemisah Antara Akal dengan Nafsu

Dalam sebuah untaian Sholawat mengatakan :

وَالْفِكْرُ بَيْنَ عَقْلٍ وَنَفْسٍ # حَالَةَ شَقِيٍّ وَسَعِيْدِ

SINAU | Rahmatan Lil'alamiin

Kalimat Rahmatan Lil'alamiin diwahyukan oleh Allah melalui Malaikat Jibril AS.

UNTAIAN TAFAKKUR | Move On

Dosa masa lalu, manusia tidak mampu move on salah satunya adalah karena dosa masa lalu

Nikmat itu Diantaranya | Menolong Kepada Yang Membutuhkan Pertolongan

Memberikan Bantuan terhadap orang yang sedang membutuhkan pertolongan adalah nikmat yang begitu indah dari Allah,

UNTAIAN TAFAKKUR | Orang Ber-Iman Tidak Berputus Asa

اَالْفَاجِرُ الرَّجِيْ لِرَحْمَةِاللّهِ تَعَلیٰ اَقْرَبُ مِنْهَا مِنَ الْعَابِدِ  الْمُقْنِ  (رواه الشيرزی إبن مسعود :مختارلأحاديث)