Skip to main content

UNTAIAN TAFAKKUR | Orang Ber-Iman Tidak Berputus Asa

Google.co.id

اَالْفَاجِرُ الرَّجِيْ لِرَحْمَةِاللّهِ تَعَلیٰ اَقْرَبُ مِنْهَا مِنَ الْعَابِدِ  الْمُقْنِ
 (رواه الشيرزی إبن مسعود :مختارلأحاديث)

" Orang Durhaka yang mengharap Rahmat Allah SWT, lebih dekat untuk mendapatkannya, daripada Ahli 'Ibadah yang berputus Asa (dari Rahmat-Nya)." (diriwayatkan oleh Asy-Syairozi Ibnu Mas' ud : Mukhtaral Ahadits)

Setiap manusia yang menduduki bumi ini, pasti memiliki sebidang Masalah, dan setiap masalah pasti ada Sumbernya, Penyebabnya serta pokok Masalahnya itu. Maka dari itu, terkadang manusia itu mesti mencari sumber permasalahan itu muncul atau ada. Apakah dari kesalahan diri sendiri? Fikiran? Hati? Atau Perilaku Sendiri?
Cari sumber masalah itu, ketika mengetahui penyebab masalahnya. Insya Allah akan Tahu Obat penawarnya?

Pada diri setiap manusia akan diberikan beban oleh Allah Ta'alaa, tidak akan melebihi kapasitas dari kemampuannya dan Pasti sesuai dengan kemampuan manusia itu sendiri. Salah satu beban itu ya,, timbul nya masalah dalam fikiran manusia itu, dan ketika mengalami tekanan adanya masalah, dan tidak mengindikasikan setiap beban manusia yang dirasa lebih berat dirinya dibandingkan orang lain, melainkan sama berat nya. Karena kadarnya berbeda-beda.

Setiap Manusia memiliki beban yang berat pada kadar kemampuannya masing-masing. Manusia itu jika sudah tak mampu dengan keadaan masalah yang menghimpitnya, yaa,, harus dipasrahkan sama Gusti Allah Ta'alaa. Bahkan setiap keadaan harusnya begitu.. Ridho, Ikhlash dan nerimo rasa terhadap kehendak-Nya. Janganlah Putus Asa..!!

"Katakanlah, Hai Hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri. Janganlah kamu ber putus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya, sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Az-Zumar : 53, Mukhtarol Ahadits) 

Tapi, berlebihan pun jangan.. Enggak boleh sama Allah.. Bagaimana beban yang kita dapat sangat beraaaat melebihi kapasitas manusia. Wong dèwèké sing Nambahi..

Selalu lah menata diri, bermuhasabah, menata hati, juga menata isi kepala. Agar tetap tentrem ketika menghadapi masalah, tetap tenang. Jika sudah begitu, setiap masalah yang datang bisa diajak ngopi,, enak menghadapinya jadi tidak grusa grusu lagi. "Janganlah bersedih (hati), sesungguhnya Allah bersama kita." لاَتَحْزَنْ إِنَّا اللّٰهَ مَعَنَا. Jangan risau, jangan takut, jangan berduka. Katakanlah Allah bersama kita..! Baik dalam keadaan susah maupun senang, dalam keadaan sempit maupun lapang, Yakin lah selalu kepada Allah, dari setiap masalah yang diberikan, akan ada kebahagiaan setelah itu, setelah gelap terbitlah terang, sesudah malam pasti pagi kan datang. Menyambut hati yang telah lapang dan fikiran yang terang..

Ooh,, Indah gelapnya malam karena rembulan, cerahnya pagi ketika mentari datang.. 

"Sesungguhnya tiada berputus Asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir." (QS. Yusuf : 87, Mukhtarol Ahadits). 

Sudah jelas ya.. Sudah diterangkan pada ayat diatas. Janganlah berputus Asa, dan jika berputus asa dari Rahmat Allah akan tergolong menjadi bagian dari kaum kafir, menjadi bagian dari mereka itu tidak ada untungnya sama sekali tidak ada amal yang diterima sama Allah serta jika dikerjakan tidak ada Do'a yang di Ijabah. Merugi, sangaat merugikan..! Selalu lah memohon pertolongan kepada Allah. Hanya kepada-Nya dan jangan selain-Nya.

اِيّاَكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنَ
"Hanyalah kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami Memohon (pertolongan)." 

"Kenapa ada kesusahan didunia? Kenapa tak dibebaskan saja kita dari itu semua? Bukankah Dia Maha Pengasih lagi Maha Berkuasa? 
Mungkin Tuhan kan menjawab begini : "Kalau semua Kebaikan Ku-kerjakan, lalu kesempatan berbuat baik apalagi untuk manusia? 
Mari,, Jadi Wakil-Nya (untuk) menebar kebaikan di dunia." - Tweet @Haidar_Bagir - 

"Sesungguhnya Rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik."
 (QS. Al-A'raf : 56,Mukhtarol Ahadits).

Kholili
Jur-Bar, 22 April 2018

POST

SINAU | Rahmatan Lil'alamiin

Kalimat Rahmatan Lil'alamiin diwahyukan oleh Allah melalui Malaikat Jibril AS.

UNTAIAN TAFAKKUR | Move On

Dosa masa lalu, manusia tidak mampu move on salah satunya adalah karena dosa masa lalu

Nikmat itu Diantaranya | Menolong Kepada Yang Membutuhkan Pertolongan

Memberikan Bantuan terhadap orang yang sedang membutuhkan pertolongan adalah nikmat yang begitu indah dari Allah,

IMAJINASI | Pemisah Antara Akal dengan Nafsu

Dalam sebuah untaian Sholawat mengatakan :

وَالْفِكْرُ بَيْنَ عَقْلٍ وَنَفْسٍ # حَالَةَ شَقِيٍّ وَسَعِيْدِ