Skip to main content

UNTAIAN TAFAKKUR | Antara Cinta dan Benci


 خُلُقَانِ يُحِبُّهُمَا اللّٰهُ، وَخُلُقَانِ يُبْغِضُهُمَا اللّٰهُ. فَأَمَّا اللَّذَانِ يُحِبُّهُمَا اللّٰهُ، فَالشَّخَاءُ وَالشَّجَاعَةُ، وَاَمَّااللَّذَانِ يُبْغِضُهُمَا ،فَسُوءُ الْخَلْقِ وَالْبُخْلِ. وَإِذَا اَرَادَ اللَّـهُ بِعَبْدٍ خَيْراً إِسْتَعْمَلَهُ فِى قَضَاءِ مَوَائِجِ النَّاسِ
(رواه البيهقي عن ابن عمرو بن العاص، فى شرح المختار الأحاديث) 

"Ada dua macam akhlak yang disukai Allah, dan dua Akhlak yang dibenci Oleh-Nya. Adapun akhlak yang disukai Allah adalah Dermawan dan Berani. Adapun dua akhlak yang tidak disukai Oleh-Nya adalah Akhlak yang Buruk dan Kikir. Apabila Allah menghendaki kebaikan bagi seorang hamba maka dia menjadikannya sebagai Amil yang selalu memenuhi keperluan-keperluan orang banyak." 
( diriwayatkan oleh Baihaqi dari Ibnu 'Amr bin 'Ash, - dalam terjemah Syarah Mukhtaral Ahadits hal, 438)

Cinta dan benci dua kata yang berlawanan namun secara hakikat saling mengisi. Sesungguhnya dalam kehidupan itu Allah ciptakan keseimbangan yaitu baik dan buruk, antara Cinta dan Benci. Karena sebab itulah saling mengisi, saling melengkapi. Ketika ada orang yang melakukan perbuatan Buruk atau Kebencian. Maka akan ada yang menghapuskannya dengan Cinta. Atau sebaliknya jika ada yang berbuat kebaikan juga akan ada yang mengotorinya dengan kebencian atau mengisinya dengan keburukan.

Menjadi Pencinta bukanlah perkara yang mudah,begitu pula menjadi manusia yang angkara murka bukanlah perkara yang mudah bagi para Pencinta. Seluruh sudah tertulis dalam catatan Lauhul Mahfudz hingga akhir zaman. Tak perlu diterangkan apa itu perbuatan baik dan apa itu perbuatan buruk? Manusia yang sudah bisa berfikir akan jelas melihat antara Cinta dan Benci, antara Baik dan Buruk. Jika sudah diciptakan menjadi Manusia tidak bisa berfikir, Yaa.. Sama saja dengan makhluk yang bertanduk... (read - UNTAIAN TAFAKKUR - Berdo'a Keselamatan dengan Menjaga Lisan & Hati)

Memang mau disamakan, sudah diciptakan menjadi manusia dengan kesempurnaan yang penuh diantara makhluk-makhluk Allah yang lainnya, lebih memilih menjadi yang bertanduk... MIKIRR...!!
(read_ SINAU - Rahmatan Lil'alamiin) 

إِِنْ أَحْسَنْتُمْ أَحْسَنْتُمْ لِاَنْفُسِكُمْ ۖ وَإِنْ اَسَأْتُمْ

" Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri." (QS. Al-Isra : 7)

Jika manusia telah mencapai pada cara berfikir dengan kejernihan maka ia telah dapat membedakan antara Baik dan Buruk, Cinta dan Benci. Ketika ia dihadapkan dalam dua hal itu maka akan dapat memutuskan mana yang terbaik untuk dilakukannya. Dan bila ia tak dapat melakukan kebaikan atau tak mampu menahan keburukan yang dilakukan. Yakin lah.. Itu sudah kehendak-Nya. Jika orang beriman akan mengerti akan hal ini. Sesungguhnya ini telah menjadi ketetapan Allah, yang tidak dapat diganggu gugat dan dihindarkan. "Katakanlah, لاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ اِلاَّ بِاللّٰهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ. Tiada daya dan upaya kecuali dengan se-Izin-Nya dan kehendak-Nya yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.

"Adil itu antara Cinta dan Benci, tidak condong kepada satu darinya."
(Dawuh Gus Mus)

Diantara Cinta dan Benci adalah 'Adil, tidak condong pada salah satu dua sifat itu. Jika condong hanya kepada Cinta manusia tidak akan bisa 'Adil, dan 'Adil itu Moderat, Bijaksana. Ia berada diantara ditengah-tengahnya.

Cinta itu menghiasi kebencian, meleburkannya hingga ia tak sadar kan diri bahwa telah menjadi Sang Pencipta, melepaskan rasa benci, bahkan selalu rindu, Rindu untuk selalu men-Cinta. Dan cinta itu bukan cinta biasa. Cinta itu bukan hiasan Nafsunya, melainkan pakaiannya dan makanannya. Melebur dalam Rahman Rahiim-Nya, dalam Fana nya diri, sampai ia menjadi yang sejati.

"Rasakanlah rasa,, Jangan tertipu oleh rasa." (NUR DIN) 

"Pencinta itu bukanlah yang mengharapkan imbalan dari kekasihnya, atau mengejar sebuah tujuan dari Sang Kekasih. Pencinta itu orang yang berbuat sesuatu untukmu. Pencinta itu bukan orang yang diberikan sesuatu olehmu."
(Ibnu 'Atho'illah Al-Iskandari) 


Kholili
Jur-Bar, 22 April 2018

POST

SINAU | Rahmatan Lil'alamiin

Kalimat Rahmatan Lil'alamiin diwahyukan oleh Allah melalui Malaikat Jibril AS.

IMAJINASI | Pemisah Antara Akal dengan Nafsu

Dalam sebuah untaian Sholawat mengatakan :

وَالْفِكْرُ بَيْنَ عَقْلٍ وَنَفْسٍ # حَالَةَ شَقِيٍّ وَسَعِيْدِ

UNTAIAN TAFAKKUR | Move On

Dosa masa lalu, manusia tidak mampu move on salah satunya adalah karena dosa masa lalu

Nikmat itu Diantaranya | Menolong Kepada Yang Membutuhkan Pertolongan

Memberikan Bantuan terhadap orang yang sedang membutuhkan pertolongan adalah nikmat yang begitu indah dari Allah,

UNTAIAN TAFAKKUR | Orang Ber-Iman Tidak Berputus Asa

اَالْفَاجِرُ الرَّجِيْ لِرَحْمَةِاللّهِ تَعَلیٰ اَقْرَبُ مِنْهَا مِنَ الْعَابِدِ  الْمُقْنِ  (رواه الشيرزی إبن مسعود :مختارلأحاديث)