Skip to main content

MUHASABAH | Mengenal Diri


Bagaimana Engkau tidak ditelantarkan Oleh Allah, Jika Kau sendiri Menelantarkan 'Ibadah mu Kepada-Nya.. Tidak menjalankan Hak 'Ibad
mu sebagai 'Abid kepada Allah.. Menelantarkan 'Ibadah Sholat mu, Sedekah mu, Kewajiban mu yang lainnya..

Tanyakan pada dirimu sendiri,

Apakah Aku sudah menjalankan hak ku sebagai hamba dengan baik, tanpa ada yang terlewati hari ini, Esok, Lusa bahkan kemarin..?
 Sebab Apa Aku telah Menelantarkan hak 'Abid ku?
Apa aku telah merubah diri menjadi Tuhan dan ingin melawan Tuhan?

Berkacalah pada Amaliyah mu, Perhatikan lah pada Lisan mu, Lihatlah pada hatimu di kedalaman, terwanglah pada Fikiran mu yang tak pernah berhenti mengembara, mengembara luas tak tertakar, melebihi samudera jiwamu, luas tak ber-alas, berhenti tak menepi, hinggap tak meratap, ternyata kau mengembara pada samudera yang penuh kekotoran.

Benar lah pada dirimu sendiri, dan ratap lah benar mu karena apa. Jika benarmu karena memang benar maka baiklah benarmu itu, namun jika benarmu karena membenarkan diri dan tak beralasan maka cilaka lah dirimu!

Setiap makhluk yang diciptakan dimuka bumi tak ada yang sia-sia sedetikpun, semua yang diciptakan oleh Tuhan beralasan dan saling mengisi dalam kekurangan dan kekosongan. Masing-masing pada tempatnya dan takaran nya yang tepat tak lebih dan tak kurang, tak melebihi dan tak mengurangi. Terkadang manusia dapat memilih dan terkadang manusia tak dapat memilih, dibutuhkan dalam diri tekad yang kuat berjalan dalam kepasrahan atas kehendak-Nya atas Qodratullah (takdir yang telah tertulis dan dikehendaki-Nya).


Manusia diciptakan dengan sangat sempurna diantara penduduk langit dan bumi, dengan diberikan nya akal fikiran dan nafsu dan diantaranya adalah Hati, dan Hati adalah cahaya penerang bagi keduanya ketika dalam kegelapan. Penuntun dalam gelap gulita, agar diri kembali kepada cahaya-Nya.

Sebaik mungkin untuk menghindari amaliyah yang merugikan diri, Mari belajar menunaikan hak kebutuhan (kewajiban) dengan baik, perlahan-lahan, penuh yakin kepada Allah. Allah akan merubah sikap manusia yang dikehendaki-Nya, salah satunya mereka yang gelem merubah dirinya.

Kholili
Jur-Bar, 16 April 2018

POST

SINAU | Rahmatan Lil'alamiin

Kalimat Rahmatan Lil'alamiin diwahyukan oleh Allah melalui Malaikat Jibril AS.

UNTAIAN TAFAKKUR | Move On

Dosa masa lalu, manusia tidak mampu move on salah satunya adalah karena dosa masa lalu

Nikmat itu Diantaranya | Menolong Kepada Yang Membutuhkan Pertolongan

Memberikan Bantuan terhadap orang yang sedang membutuhkan pertolongan adalah nikmat yang begitu indah dari Allah,

UNTAIAN TAFAKKUR | Orang Ber-Iman Tidak Berputus Asa

اَالْفَاجِرُ الرَّجِيْ لِرَحْمَةِاللّهِ تَعَلیٰ اَقْرَبُ مِنْهَا مِنَ الْعَابِدِ  الْمُقْنِ  (رواه الشيرزی إبن مسعود :مختارلأحاديث)

IMAJINASI | Pemisah Antara Akal dengan Nafsu

Dalam sebuah untaian Sholawat mengatakan :

وَالْفِكْرُ بَيْنَ عَقْلٍ وَنَفْسٍ # حَالَةَ شَقِيٍّ وَسَعِيْدِ